Disaat kebingungan dan putus asa melanda itulah, ada seorang sahabat yang datang menanyakan kabar saya dan juga studi saya. Karena kami biasa berterus terang tentang segala hal, saya katakan kondisi saya baik-baik saja. Tapi kuliah saya yang terancam gagal. Mendengar pengakuan saya, sahabat tersebut kemudian menawarkan bantuan sejumlah uang untuk membayar uang kuliah saya yang tertunggak.Tanpa basa-basi, saya langsung menerima tawaran tersebut tanpa berpikir terlebih dulu bagaimana nanti menggantinya.
Thursday, November 5, 2009
Multi Level Kebaikan
Disaat kebingungan dan putus asa melanda itulah, ada seorang sahabat yang datang menanyakan kabar saya dan juga studi saya. Karena kami biasa berterus terang tentang segala hal, saya katakan kondisi saya baik-baik saja. Tapi kuliah saya yang terancam gagal. Mendengar pengakuan saya, sahabat tersebut kemudian menawarkan bantuan sejumlah uang untuk membayar uang kuliah saya yang tertunggak.Tanpa basa-basi, saya langsung menerima tawaran tersebut tanpa berpikir terlebih dulu bagaimana nanti menggantinya.
Tuesday, September 29, 2009
Keutamaan Istighfar
Segala puji hanya bagi Allah rabbil ‘alamin. Shalawat dan salam semoga tetap terlimpah kepada Rasulul amin (Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam), dan kepada keluarga dan shahabatnya serta siapa saja yang mengikuti jejak beliau hingga hari kiamat. Wa ba’du.
Tulisan ini menyajikan pembahasan istighfar dan keutamaan, waktu serta bentuk-bentuknya disertai penjelasan faidah-faidah dzikir dan keutamaannya. Kami memohon kepada Allah, agar dengan tulisan ini bisa memberi manfaat.
Keutamaan istighfar
Sesungguhnya istighfar merupakan manifestasi dari ketaatan kepada Allah azza wa jalla.
Istighfar menjadi sebab diampuninya dosa-dosa, firman Allah ta’ala (artinya) : “Maka aku katakan kepada mereka: "Mohonlah ampun kepada Rabbmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun" (QS. Nuuh :10)
Turunnya hujan. Firman Allah (artinya) : “Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat.” (QS. Nuuh :11)
Memperbanyak harta dan anak. Firman Allah (artinya) : “Dan membanyakkan harta dan anak-anakmu.” (QS. Nuuh :12)
Memasukkan ke surga. Firman Allah (artinya) : “Dan mengadakan untukmu surga-surga.” (QS. Nuuh :12)
Menambah kekuatan dalam segala segi. Firman Allah (artinya) : “Dan Allah akan menambah kekuatan dari kekuatan yang telah ada.”
Perhiasan yang baik. Firman Allah (artinya) : “Dia memberi perhiasan kepada kalian dengan perhiasan yang baik.”
Menolak bala’ (musibah). Firman Allah (artinya) : “Dan tidaklah Allah menimpakan adzab kepada mereka sedang mereka meminta ampunan.”
Istighfar merupakan suatu sebab untuk memberikan keutamaan bagi orang yang berhak menerimanya. Dalilnya : “Dan Dia memberi setiap orang yang memiliki keutamaan dengan keutamaannya.”
Seorang hamba membutuhkan istighfar, karena mereka telah melakukan kesalahan/ dosa di malam maupun siang hari. Apabila mereka meminta ampun kepada Allah maka Allah akan memberi ampunan kepada mereka.
Istighfar merupakan sebab turunnya rahmah. Firman Allah (artinya) : ”Kalau saja mereka meminta ampunan kepada Allah, sehingga dengan itu kalian termasuk orang-orang yang mendapatkan rahmah.”
Istighfar merupakan pelebur kesalahan saat bermajlis.
Istighfar merupakan bentuk perbuatan untuk mengikuti Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam. Beliau meminta ampun kepada Allah dalam sebuah majlis sebanyak 71 kali, dalam riwayat disebutkan 100 kali.
Pendapat-pendapat seputar istighfar
Diriwayatkan dari Lukman –alaihissalam- sesungguhnya dia berkata kepada anaknya : “Wahai anakku, biasakan lisanmu dengan ucapan : Allahummaghfirli (Ya Allah ampunilah aku), sesungguhnya terdapat waktu yang mana Allah tidak akan menolak dalam waktu itu orang-orang yang meminta.”
Aisyah berkata –radhiyallahu anha- : “Berbahagialah bagi siapa yang menjumpai lembar catatannya penuh dengan istighfar."
Berkata Qatadah : “Sesungguhnya Al Qur’an ini menunjuki kalian obat dan penyakit kalian. Adapun penyakit kalian adalah dosa-dosa, dan adapun obat kalian adalah istighfar.”
Abu Minhal berkata : “Tidak ada sesuatu yang lebih disenangi seorang hamba untuk mendampingi dirinya dalam kuburan lebih dari istighfar.”
Al Hasan berkata : “Perbanyaklah istighfar di rumah-rumah kalian, di saat menikmati hidangan, di jalan-jalan kalian, di pasar-pasar kalian dan di majelis-majelis kalian. Sesungguhnya kalian tidak mengetahui dimanakah ampunan itu akan turun.”
Berkata A’rabi : “Barangsiapa yang hidup di daerah kami hendaklah memperbanyak istighfar. Sesungguhnya qithar itu turun berbarengan istighfar.” Qithar : Awan tebal sebagai pertanda turunnya hujan.
Waktu-waktu istighfar
Istighfar disyariatkan pada setiap waktu. Akan tetapi, istighfar diwajibkan saat seseorang melakukan dosa. Istighfar disunnahkan usai melakukan amalan shaleh, seperti istighfar tiga kali selesai melakukan shalat, istighfar selesai haji dan selainnya.
Disunnahkan juga istighfar waktu sahur, karena Allah ta’ala memuji orang-orang yang diampuni diwaktu sahur.
Bentuk-bentuk Istighfar
Sayyidul istighfar sebagai istighfar yang paling utama, yakni ucapan seorang hamba (artinya): “Ya Allah, Engkau adalah Rabbku. Tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau. Engkau adalah Dzat yang menciptakanku dan aku berada diatas janji dan ancaman-Mu sebatas apa yang aku mampu. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelakan perbuatanku. Aku mengenal-Mu melalui pemberian nikmat-Mu kepadaku. Sesungguhnya aku adalah orang yang berdosa, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada Dzat yang mampu mengampuni dosa kecuali Engkau.”
Astaghfirullah (aku meminta ampun kepada Allah).
Rabbighfirli (Wahai Rabb ampunilah aku)
”Ya Allah sesungguhnya aku mendzalimi diriku sendiri, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada Dzat yang mampu mengampuni dosa kecuali Engkau.”
“Ya Rabb, ampunilah aku dan terimalah taubatku. Sesungguhnya Engkau adalah Dzat yang menerima taubat dan Maha mengampuni,” atau (riwayat lain,) “Dzat yang Maha menerima taubat lagi maha Penyanyang.”
"Ya Allah, sesungguhnya aku ini mendzalimi diriku sendiri dengan banyak kedzaliman. Tidak ada Dzat yang bisa mengampuni dosa-dosa kecuali Allah, maka ampunilah aku dengan ampunan dari sisi-Mu. Kasihinilah aku sesungguhnya Engkau adalah Dzat yang Maha Pengampun lagi Penyayang.”
Monday, September 28, 2009
Angciu Pengempuk Daging Haram!!!
Assalamu'alaikum Wr Wb,
Saya ingin bertanya apakah angciu atau red wine yang dipakai untuk memasak hukumnya halal? Biasanya bahan tersebut dipakai di restoran-restoran, tapi kini di swalayan juga banyak dijual sebagai 'bumbu' pelengkap masakan. Saya pernah menggunakan juga karena saran teman, angciu bermanfaat agar daging yang kita olah empuk dan harum.
Wassalam,
Leni Yuliati Vila Dago-Pamulang Tangerang
Jawaban:
Penggunaan arak dalam masakan itu sepertinya sudah melekat, sulit dipisahkan. Banyak kegunaan yang diharapkan dari barang haram tersebut. Kegunaan pertama adalah melunakkan jaringan daging. Para juru masak meyakini bahwa daging yang direndam dalam arak akan menjadi empuk dan enak. Oleh karena itu daging yang akan dipanggang atau dimasak dalam bentuk tepanyaki seringkali direndam dalam arak.
Selain itu arak juga menghasilkan aroma dan flavor yang khas, yang oleh para juru masak dianggap dapat mengundang selera. Aroma itu muncul pada saat masakan dipanggang, ditumis, digoreng, atau jenis masakan lainnya. Munculnya arak itu memang menjadi salah satu ciri masakan Cina, Jepang, Korea dan masakan lokal yang berorientasi pada arak.
Jenis arak yang digunakan dalam berbagai masakan itu bermacam-macam, ada arak putih (pek be ciu), arak merah (ang ciu), arak mie (kue lo ciu), arak gentong, dan lain-lain. Sedangkan untuk masakan Jepang kita mengenal adanya mirin dan sake yang sering ditambahkan dalam menu mereka. Produsennya pun beragam, ada yang diimpor dari Cina, Jepang, Singapura, bahkan banyak pula buatan lokal dengan menggunakan perasan tape ketan yang difermentasi lanjut (anggur tape). Penggunaan arak ini pun beragam, mulai dari restoran besar, restoran kecil bahkan warung-warung tenda yang buka di pinggir jalan.
Keberadaan arak ini masih jarang diketahui oleh masyarakat. Sementara itu ada kesalahan pemahaman di kalangan pengusaha atau juru masak yang tidak menganggap arak sebagai sesuatu yang haram. Apalagi dalam proses pemasakannnya arak tersebut sudah menguap dan hilang. Sehingga anggapan itu menyebabkan mereka tidak merasa bersalah ketika menghidangkan masakan itu kepada konsumen Muslim.
Anggapan itu tentu saja perlu diluruskan karena dalam Islam hukum mengenai arak atau khamr ini sudah cukup jelas, yaitu haram. Bukan saja mengkonsumsinya tetapi juga memproduksinya, mengedarkannya, menggunakan manfaatnya, bahkan menolong orang untuk memanfaatkannya. Nah, ini tentunya menjadi peringatan bagi kita semua agar lebih berhati-hati dalam membeli masakan, sekaligus juga menjadi perhatian bagi para pengelola restoran yang menjual produknya kepada masyarakat umum agar tidak menggunakan arak tersebut.
Tahukah Anda Angcu sebenarnya akrab dengan makanan kita...
Kebetulan pas proses masak saya lihat cara masak plus bumbu yang dipakai. Dari beberapa bumbu yang saya identifikasi waktu itu ada minyak sayur, kecap ikan dan satu botol yang tidak jelas (ada gambar gentong). Seingat saya, saya pernah lihat botol seperti itu di supermarket namanya angciu (arak merah cina). Setelah membayar saya sempatkan untuk tanya ke penjual tentang botol tadi. Penjual menjawab bahwa botol tersebut adalah arak cina. Penjual menjawab itu dipakai sebagai penyedap saja. Kontan saja saya kaget, karena selama ini saya tidak tahu kalau makanan yang sering saya beli ada konten haramnya, sekaligus kaget juga ternyata penjual tersebut menganggap itu hanyalah sebagai penyedap masakan biasa layaknya MSG. Leboh memprihatinkan lagi adalah banyak pembeli yang mayoritas muslim tidak “ngeh” dengan angciu ini.
Untuk itu saya berpesan sebelum membeli makanan pastikan dulu bumbu yang dipakai. Apabila dalam menu makanan tersebut mengandung bumbu yang mencurigakan mendingan gak usah makan di situ deh. Percuma saja meskipun pesan dengan menu yang halal, tapi kalau tempat masak cuman satu dan dipakai untuk bermacam-macam masakan ya sama saja.
Ini tulisan dari MUI:
Pertama kali datang ke Indonesia, orang-orang cina mempopulerkan olahan mie yang berbahan dasar tepung, diracik dengan berbagai macam bumbu sehingga menghasilkan hidangan yang sangat istimewa. Seiring berjalannya waktu kaum pendatang itu tidak hanya mempopulerkan mie saja namun masakan cina yang lain seperti fu yung hai, kwetiau, makanan yang berbahan dasar udang dan sebagainya.
Tidak banyak yang mengetahui rahasia bumbu yang dipakai kaum pendatang yang kebanyakan non muslim ini, Apakah bumbu pelezat yang digunakan pada masakan cina termasuk kategori halal sehingga aman dikonsumsi oleh umat muslim ?
Bukan rahasia lagi apabila sebagian besar pedagang makanan menggunakan bumbu penyedap sintetis untuk menghasilkan hidangan yang lezat. Berbeda dengan pedagang yang berasal dari etnis tionghoa. Mereka tidak banyak menggunakan bumbu penyedap sintetis tetapi ang ciu atau arak cina dan minyak babi yang hukumnya haram. Kedua bumbu pelezat inilah resep yang diturunkan oleh koki-koki tionghoa.
Berangkat dari keinginan untuk menyajikan masakan cina yang halal, Resto Lezaat yang berada di kawasan tegalan, Jakarta Pusat didirikan. Salah satu pemilik Resto Lezaat, Andrew Irfan tidak menampik adanya penggunaan angciu dan minyak babi dalam masakan cina pada umumnya. Di resto Lezaat ini kedua bahan tersebut diganti dengan bumbu bawang putih, aplikasi dari saos tiram, kecap asin dan bumbu-bumbu lain yang dijamin kehalalannya. “ Sesuai dengan tagline Resto Lezaat “ Halal dan Berkah” Kami tidak hanya menyajikan masakan cina yang lezat saja tetapi juga sehat dan membawa keberkahan pada pengunjung” ujar Andrew sedikit berpromosi.
Walupun mengusung konsep “Halal dan Berkah” tidak otomatis pengunjung di Resto Lezaat ini umat muslim justru sebaliknya. Kebanyakan pengunjung yang datang mayoritas etnis tionghoa non muslim. Mereka tidak pernah mempermasalahkan halal, tetapi memprioritaskan kelezatan cita rasa masakan. Ada ungkapan di sebagian besar pedagang masakan cina, apabila pengujung berasal dari etnis cina berduyun-duyun memenuhi resto artinya masakan yang disajikan memang lezat.
Sumber: Jurnal Halal LP POM MUI
Makan Bersama Bikin Keluarga Lebih Harmonis
Hidayatullah.com--Keluarga inti merupakan sebuah lembaga kecil. Dari keluargalah segala norma, etiket, nilai-nilai, dan kepribadian seseorang terbentuk. Namun, ketika sebuah keluarga tidak lagi harmonis, hal-hal dan nilai baik sukar untuk diajarkan kepada anak-anak.
Untuk itu, sebelum keluarga (sebagai tempat berbagi afeksi), nilai, dan sistem itu mulai rusak, usahakan untuk membentuk kembali kegiatan-kegiatan yang menyenangkan bersama. Salah satunya adalah dengan makan bersama. Ini merupakan kegiatan yang dulu merupakan budaya, namun terkikis oleh zaman dan dalih kesibukan, macet, banyak kerjaan, bahkan malas.
Data yang disajikan oleh Dr. Erna Karim M.Si, pengajar di Program Sarjana Sosiologi FISIP Universitas Indonesia, 5 tahun belakangan angka perceraian umat Islam di kota–kota besar di Indonesia meningkat 3 kali lipat (hampir mencapai 300 persen). Yang terbesar terjadi di Surabaya (cerai talak sebanyak 17.728 perkara, cerai gugat 27.805 perkara), kedua di Bandung (cerai talak 13.415, cerai gugat 15.139); Semarang (cerai talak 12.694 perkara, cerai gugat 23.653 perkara); ketiga di Jakarta; dan keempat di Makasar. Data tahun 2005 –2006 ini berasal dari Dirjen Bimas Islam Dep. Agama RI.
Penyebab angka-angka perceraian di atas adalah ketidakharmonisan suami-istri, suami tidak bertanggungjawab, ekonomi, cemburu, kekerasan/penganiayaan, dan poligami. Hal ini sebenarnya bisa dicegah jika saja si orangtua dalam keluarga mendapat contoh bagaimana menjadi orangtua dari orangtua mereka sendiri. Karena ketika keluarga tidak harmonis, hal ini cenderung berulang kepada anak-anaknya.
Salah satu cara untuk menjembatani ketidakharmonisan keluarga adalah dengan makan bersama. Dr. Erna Karim, M.Si, pada peluncuran kampanye Royco Ayo Makan Bersama! mengatakan, “Kebiasaan makan bersama merupakan tradisi yang ada sejak dulu di masyarakat Indonesia. Namun, karena ada kendala struktural, seperti jam aktivitas keluarga yang tak sama, kepadatan lalu lintas, pengaruh teknologi, dan lainnya, membawa implikasi kepada pergeseran nilai-nilai dan norma makan bersama.”
"Padahal, makan bersama memiliki 3 fungsi, yakni mengenalkan variasi makanan pada anak, membentuk pola asuh anak, dan mengikat kebersamaan suatu keluarga sebagai satuan masyarakat terkecil,’ terang Dr. Erna.
Dr. Rose Mini, M.Psi, psikolog dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, mengutip hasil penelitian Teri L Burgess-Champoux, School of Public Health di University of Minnesota, yang melibatkan 677 remaja, tahun 1998 -2004, makan bersama secara rutin selama masa peralihan, dari awal sampai pertengahan masa remaja, secara positif berdampak pada perkembangan perilaku sehat bagi pemuda. Begitu menurut hasil penelitian tersebut.
Menurut Dr. Rose Mini, “Makan bersama bukan sekadar mengenyangkan perut saja, tapi juga mengenyangkan jiwa (soul food), memunculkan emosi positif bagi keluarga karena ada interaksi antaranggota keluarga sehingga dapat menciptakan hubungan yang erat dan harmonis. Namun, yang perlu diingat, pada saat makan bersama, hendaknya anggota keluarga saling menyimak dan menunjukkan empati kepada lawan bicara, dan bukan sekadar basa-basi, serta mendengarkan sambil lalu, agar tercipta sebuah dialog positif.”
Pada tahun 2008, Unilever mengadakan penelitian terhadap 6.000 responden di 12 negara untuk mengetahui budaya makan bersama keluarga. Di Indonesia, penelitian ini dilakukan di Jakarta dengan 500 responden dengan rentang usia 18-65 tahun, dengan jumlah responden imbang laki-laki dan perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi perubahan budaya makan bersama keluarga yang disebabkan oleh gaya hidup modern.
Bagaimana cara mengembalikan budaya makan bersama ini? Tentu kembali lagi dengan komitmen dan komunikasi di antara keluarga. Harus ada yang memulai untuk melakukan kegiatan ini. Setidaknya peran orangtua, misal ibu yang senantiasa mencipta suasana makan yang kondusif bersama keluarga.
Lengkapi dengan hidangan lezat bergizi dan disukai anggota keluarga. Harus ada komitmen dari setiap anggota keluarga untuk sampai di rumah lebih awal dan meluangkan waktu agar dapat makan bersama beberapa kali tiap minggu, mengurangi bepergian dan makan di luar rumah, mengurangi aktivitas di depan televisi, komputer, video game, telepon genggam, dan alat komunikasi lain. Ini penting, agar mendapatkan interaksi tatap muka dan interaksi yang akrab. Keluarga yang makan bersama, lebih besar kemungkinannya untuk selalu terus bersama. [kcm/www.hidayatullah.com]
Wednesday, September 23, 2009
Terapi AIr
Sakit Kepala
Asma
Hosthortobics
Darah Tinggi
Bronchitis
Kencing Manis
Kurang Darah
TBC
Paru-paru
Penyakit Mata
Rematik
Radang Otak
Lumpuh
Batu Ginjal
Haid Tidak Teratur
Kegemukan
Penyakit Saluran Kencing
Leukimia
Radang/Sakit Persendian
Kelebihan Asam Urat
Kanker Peranakan
Radang Selaput Lendir
Mencret
Kanker Payudara
Gangguan Jantung
Disentri
Radang Tenggorokan
Mabuk, Pusing, Gamang
Ambeien
Sembelit
Batuk
Bagaimana Air Minum Itu Bekerja?
Meminum air minum biasa dengan metode yang benar, memurnikan tubuh manusia. Hal itu membuat usus besar bekerja dengan lebih efektif dengan cara membentuk darah baru, dalam istilah medis dikenal sebagai aematopaises. Bahwa mucousal fold pada usus besar dan usus kecil diaktifkan oleh metode ini, merupakan fakta tak terbantah, seperti teori yang menyatakan bahwa darah segar baru diproduksi oleh mucousal fold ini. Bila usus bersih, maka gizi makanan yang dimakan beberapa kali dalam sehari akan diserap dan dengan kerja mucousal fold, gizi makanan itu diubah menjadi darah baru.Darah merupakan hal paling penting dalam menyembuhkan penyakit dan memelihara kesehatan, dan karena itu air hendaknya dikonsumsi dengan teratur.
Bagaimana Melakukan Terapi Air ini ?
Pagi hari ketika anda baru bangun tidur (bahkan tanpa gosok gigi terlebih dahulu) minumlah 1.5 liter air, yaitu 5 sampai 6 gelas. Lebih baik airnya ditakar dahulu sebanyak 1.5 liter. Ketahuilah bahwa nenek moyang kami menamakan terapi ini sebagai "usha paana chikitsa".
Setelah itu anda boleh mencuci muka. Hal yang sangat penting untuk diketahui bahwa jangan minum atau makan apapun satu jam sebelum dan sesudah minum 1.5 liter air ini. Juga telah diteliti dengan seksama bahwa tidak boleh minum minuman beralkohol pada malam sebelumnya. Bila perlu, gunakanlah air rebus atau air yang sudah disaring.
Apakah mungkin Minum 1.5 Liter Air Sekaligus?
Untuk permulaan, mungkin akan terasa sulit meminum 1.5 liter air sekaligus, tapi lambat laun akan terbiasa juga. Mula-mula, ketika latihan, anda boleh minum 4 gelas dulu dan sisanya yang 2 gelas diminum dua menit kemudian. Awalnya anda akan buang air kecil 2 sampai 3 kali dalam satu jam, tapi setelah beberapa lama, akan normal kembali. Menurut penelitian dan pengalaman, penyakit-penyakit berikut diketahui dapat disembuhkan dengan terapi ini, dalam waktu seperti tertulis di bawah ini:
Sembelit - 1 Hari
TBC,Paru-Paru - 3 Bulan
Kencing Manis - 7 Hari
Asam Urat - 2 Hari
Tekanan Darah - 4 Minggu
Kanker - 4 Minggu
Catatan :
Disarankan agar penderita radang / sakit persendian dan rematik melaksanakan terapi ini tiga kali sehari, yaitu pagi, siang, dan malam satu jam sebelum makan-selama satu minggu, setelah itu dua kali sehari sampai penyakitnya sembuh.
Thursday, September 17, 2009
Akhirnya Ramadhan Meninggalkan Kita
1. Balasan pahala wajib bagi ibadah sunnah
2. Balasan pahala berlimpah bagi ibadah wajib
3. Malam lailatur qadr
4. Kebersamaan dengan keluarga saat sahur dan berbuka, dimana hal ini sangat jarang terjadi di bulan-bulan lainnya
5. Bersihnya udara dari polusi rokok, minimal berkurang banyak karena jumlah perokok aktif terbesar di Indonesia disinyalir adalah orang Islam
6. Suasana beribadah yang kondusif karena semua orang beribadah juga sehingga kita menjadi lebih bersemangat
7. Janji Allah untuk menghapus dosa
Namun apa yang terjadi. Bukan kesedihan yang menghinggapi kita, tetapi justru suka ria meninggalkan Ramadhan. Kita berlomba-lomba membeli baju baru, parcel dan lain-lain...
Ohhh... apa yang salah dengan diri ini?
Sekadar mengingatkan. Ayo kita hidupkan semangat Ramadhan di 11 bulan lainnya.
