Monday, March 30, 2009

Allah ada di sekitar kita

Tanpa kita sadari... sebenarnya kita seringkali diingatkan Allah dengan cara yang berbeda setiap harinya.

Saat sedang makan bersama teman di nasi uduk pinggir jalan sekitar Serang, saya mendapati firman Allah datang. Temannya teman saya cerita. Ia baru saja mengangkat anak yatim untuk diasuhnya. Meski belum tahu darimana rizkinya, tapi ia berkeyakinan bahwa Allah akan menjamin rizki anak tsb.

"Buk"... kalimat teman itu menghentak hati ini. Jangankan mengangkat anak yatim, terkadang kita "sebel" dengan keberadaan mereka di rumah kita.

Ada teman lain yang cerita: Ia adalah executive muda dengan karir terbuka lebar dan wajah lumayan. Istrinya mendadak tuli sejak kelahiran putra pertama. Terkadang ada perasaan marah karena tidak bisa berkomunikasi dengan lancar. Terkadang malu kalau ada pertemuan dengan kolega, dimana para istri bertemu. Tapi ditengah rasa marah dan malu itu, sang executive muda itu tetap bertahan sambil berdoa untuk kesembuhan istrinya. Meskipun tak kunjung sembuh, tapi ia tetap berdoa dan bertahan dengan sang istri. Saat ini sudah lahir putra kedua.

"Buk"... kalimat teman itu kembali menghentak hati. Terkadang kita kesal kepada istri hanya karena makanan tidak tersedia di meja makan, hanya karena sang istri lupa ulang tahun kita, dll.

Betapa kita harus belajar humblenya teman dan kesabaran executive muda.

Saya pribadi menganggap itu adalah suara peringatan Allah yang disampaikan melalui orang terdekat kita. Hal-hal seperti ini biasanya lebih mudah kita pahami ketimbang ceramah.

Ada yang punya cerita lain?

Allah ada di sekitar kita....

0 comments: