Wednesday, April 22, 2009

Pelajaran Dari Ustad Yusuf Mansur

Kemarin malam, Allah mempertemukan saya dengan ustad Yusuf Mansur di Senayan City Jakarta. Ada cerita yang saya selalu tunggu dari ustad yang satu ini. Memang saya senang sekali dengan cara dan gaya beliau kalau bercerita hikmah, selain isinya yang selalu diluar dugaan dan penuh hikmah tentunya.

Kenapa? Ada beberapa cerita Beliau, yang kalau saya ceritakan kembali ke orang lain jadi berbeda. Seperti tidak punya nilai gitu. Sangat berbeda kalau ustad ini yang cerita.

Beliau cerita bahwa saat ini orang sudah gila...

Ceritanya begini...

Suatu saat beliau dipanggil untuk memberi nasihat. Dengan menaiki sepeda motor beliau menuju tempat yang sudah ditentukan. Kemudia beliau dijemput dengan menggunakan mobil mewah. Sepanjang perjalanan ke rumah, si orang ini cerita yang berisi keluhan berbagai hal.

Diujung cerita, si orang ini bilang: "... begitulah ustad, saat ini saya sudah tidak punya apa-apa lagi..."

Ustad Yusuf Mansur bilang kepada kami, orang ini sudah gila!!! Punya mobil mewah, rumah mewah, dan lain-lain serba waah, tapi masih mengeluh tidak punya apa-apa. Padahal ustad sendiri cuma naik motor saja.

Tuh kan... kalau saya yang cerita jadi aneh... he..he..he..

Tapi biarlah, yang penting saya mencoba menarik hikmah dari kejadian ini bahwa rasa syukur tanpa disadari menghinggapi diri kita.

1 comments:

Perjalanan Hajiku said...

Salam buat pemilikh blog islamì
40 Hari Di Tanah Suci.
Thank you